PENDIDIKAN MENTAL

Senin, 05 November 20120 komentar

oleh : Ustdz. Ahmad Syaikhu
Darliyuzar Insco mengomentari tulisan saya tentang memotret Kota Bekasi ”Tetapi pembangunan itu tak melulu fisik ustadz, yang perlu dibangun adalah mental spiritualnya...apalah jadinya bangunan megah tapi aqidah bobrok? Jangan terkungkung dengan pencitraan politik, yang penting substansi....” 

Saya jadi teringat dengan doa Nabi Ibrahim AS “Ya Tuhan Kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kapada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim : 37)
 
Dari doa tersebut, terkandung harapan Nabi Ibrahim AS dan sekaligus metode pendidikan yang dikembangkan oleh Nabi Ibrahim AS. Ada 4 hal yang bisa kita ambil pelajaran dari untaian doa ini. Pertama, doa ini dimunajatkan oleh Nabi Ibrahim ketika akan meninggalkan istri dan anaknya di lembah yang tidak ada air, tidak ada tumbuhan, tidak ada kehidupan dan tak berpenghuni sama sekali. Menurut logika manusia, pada saat seperti itu seharusnya yang pertama kali dimohon kepada Allah agar kebutuhan fisik agar mereka bisa survive. Namun, yang pertama kali diminta oleh Nabi Ibrahim adalah agar anak dan istrinya menjadi orang-orang yang mendirikan sholat.
 
 Apa rahasia dibalik itu? Itu mungkin bisa dijawab dengan sikap khalifah Umar bin Abdul Aziz ketika dinasehatkan oleh para staffnya untuk mulai mengumpulkan harta dalam masa yang cukup kepada anak keturunannya. Dengan tegas Umar bin Abdul Aziz menolak ide itu dan berkata , “Kalau seandainya mereka (anak cucuku) adalah orang yang bertakwa maka Allah yang akan menjamin kehidupannya dan kalau seandainya mereka adalah orang-orang fasiq (tidak taat beragama) maka aku tidak ingin membantu mereka dalam kefasikannya dengan harta yang kuwariskan.”
 
Orang yang mendirikan sholat dengan sebenar-benarnya adalah orang-orang yang bertakwa yang rezekinya dijamin oleh Allah SWT sebagaimana firman-Nya “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan mememberikan jalan keluar (pada setiap masalah yang dihadapinya) dan Dia akan memberikan rezeki padanya dengan tanpa diduga.” (QS Ath-Thalaq : 2-3).
 
Kedua, permohonan Nabi Ibrahim adalah agar anak dan istri serta cucu-cucunya nanti menjadi orang-orang yang dicintai oleh manusia. Ini hanya bisa dicapai dengan akhlaq yang mulia.
 
Ketiga, Permintaan yang ketiga Nabi Ibrahim AS baru “berilah mereka rezeki buah-buahan”. Ini pun bukan ditujukan untuk menumpuk materi tetapi agar mereka bersyukur. Nikmat harta benda memang berfungsi pertama kali agar kita mensyukurinya karena dengan sikap itulah nikmat ini bisa langgeng dan bertambah.
 
Keempat, dari urutan doa ini kita bisa memahami bagaimana kita seharusnya mendidik anak. Pendidikan yang pertama kali harus kita berikan adalah pendidikan aqidah, ibadah dan akhlaq. Pendidikan ini menurut Imam Ghozali hukumnya fardhu ain, artinya setiap orang harus mendapatkannya dan setiap orang tua berkewajiban untuk memberikannya kepada anaknya.
 
Pendidikan selanjutnya baru yang bersifat keterampilan duniawi yang bertujuan untuk mendapatkan materi seperti profesi dokter, ekonom, ahli computer, pedagang, petani dan sebagainya. Pendidikan ini hukumnya fardhu kifayah (kewajiban social). Artinya kita boleh menjadi dokter, ekonom dan keahlian lainnya tetapi sebelum itu semua kita harus menjadi muslim yang paripurna.
 
Meski yang kedua adalah bersifat kewajiban social, namun harus dilaksanakan secara serius. Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah menyatakan “di masa Rasulullah SAW, tidak ada satu spesialisasi pun yang berkembang ketika itu melainkan ada umat Islam yang menguasai profesi itu dengan baik.”
Semoga kita mampu meneladinya. 

Wallahu a’lam.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DPC PKS Mustikajaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger