Orang-orang yang bangkut

Minggu, 04 November 20120 komentar

Rosululloh saw pernah suatu hari pernah bertanya kepada para sahabatnya,
“Taukah Anda siapa orang yang bangkrut?”tanya Rosululloh
Para sahabat menjawab “ orang yang bangkrut adalah orang yang tidak memiliki uang dan barang – barangnya habis tidak ada sama sekali”

“Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat (pada kehidupan di akhirat) dengan membawa pahala shalat, puasa dan zakat (dan ibadah-ibadah lainnya), tetapi ia juga datang dengan membawa dosa karena mencela orang ini danmembawa dosa karena mencela orang ini dan itu, menjatuhkan kehormatan orang ini dan itu, makan harta orang ini dan itu, membunuh ini dan itu, memukul (menyakiti) ini dan itu. Maka, diberikanlah kebaikannya kepada ini dan itu. Sehingga kebaikannya habis dan itupun belum lunas, maka kepadanya diberikan dosa dosa dari orang-orang (yang telah dia sakiti) itu, lalu dilemparkan ke dalam neraka.” (Hr. Muslim).

Ada orang kaya raya tidak punya hutang, ada orang kaya raya punya hutang tapi sedikit, dan ada orang kaya tapi punya banyak hutang. Seperti itulah gambaran seseorang nanti diakhirat, ada orang yang banyak sekali amalnya, kaya raya tapi punya hutang yang tidak kalah banyaknya, maka dia harus mengembalikan hutang-hutangnya kepada orang lain dan akhirnya dia menjadi orang yang miskin amal bahkan akhirnya menjadi orang miskin.

Supaya tidak menjadi orang-orang yang bangkrut ada beberapa tips :

1. Menjaga Lisan (lidah)

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)

2. Tidak mengambil hak orang lain seperti korupsi, memakan harta anak yatim dengan tidak mengeluarkan sodakoh (zakat, infak).

Salah satu dosa besar adalah memakan harta anak yatim.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu dari nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda, “Jauhilah tujuh perbuatan yang akan membinasakan”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah ! Apa saja perbuatan itu ?”. Beliau bersabda, “Yaitu menyekutukan Allah ta’ala, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah ta’ala kacuali karena hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari pada waktu berjihad dan menuduh orang-orang beriman yang selalu menjaga diri sebagai orang yang berzina. (HR.Bukhari dan Muslim).
Korupsi dan sejenisnya termasuk memakan harta orang lain yang bukan haknya.

3. Menjaga tingkah laku dalam bermasyarakat,

Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk Jannah orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.” (HR. Muslim no. 73)
Maka berhati-hatilah, jangan sampai nanti di akhirat kita termasuk orang yang dikabarkan dalam hadits di atas sebagai orang yang bangkrut (muflis).

abi "asafum "
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. DPC PKS Mustikajaya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger